Skip to main content

Menjaga Anak Perempuan Amanahnya Berat Sekali

Memiliki anak perempuan memang harus extra hati-hati dalam mendidik sejak dini. Karena jaman sekarang yang sudah semakin maju membuat pergaulan yang memprihatinkan.

Kecanggihan dunia yang semakin mempermudah akan akses dan juga komunikasi juga perlu pengawasan para orang tua. Maka dari itu Menjaga Anak Perempuan Amanahnya Berat Sekali.

Intisari dari artikel ini bisa anda lihat dari percakapan dibawah ini antara anak perempuan dengan ibundanya.

Haura :UMMi ..
Ummi :Labbaik, Nak
Haura : Kenapa aku tidak boleh upload fotoku?
Ummi : Loh, siapa bilang? Boleh kok sayang… Kamu kan sering posting foto bunga, pemandangan, sampai makanan pun kamu foto.. . Haura : Bukan, um Maksudku wajahku.. aku senyum ceria.. gitu?
Ummi : Ooh wajah, emang kenapa sayang?
Haura : Aku juga pengen kayak temen" aku, bisa bebas upload fotonya kemana2 trus ada dia lagi senyum senang gitu, kan cakep umm, berbagi kebahagiaan dengan yang lain.
Ummi : sayang, kamu tahu menjaga apakah yang Paling Berat?
Haura : …???
Ummi : “MENJAGA ANAK PEREMPUAN” amanahnya berat sekali, ummi tidak rela kalau wajahmu dinikmati laki-laki yang belum haknya..
Haura : Tapikan mereka paling liat bentar trus scroll ke bawah umm…
Ummi : Nak, ketika kita mengupload foto wajah kita .. Maka sejak saat itu kita secara tidak sadar memberikan izin kepada siapapun untuk memandang wajah kita. sedangkan kita ketika di dunia nyata kalau bertemu yang bukan mahram, tertunduk malas memandang apalagi di pandang.
Haura : Tapikan klo gitu mereka yang salah ngapain mandang lama-lama!!
Ummi : Mereka gak akan terpancing klo bukan kita yang memulai, Nak…
Haura : Trus gimana dengan perempuan lain di dunia maya, Kan mereka juga ikut andil mengacaukan fikiran laki-laki dengan upload foto mereka?
Ummi : Kamu bukan perempuan lain sayang.. kamu, Anak gadis kesayangan ummi yang terjaga. Cantikmu itu sungguh mahal nak, Hanya boleh di nikmati oleh laki-laki yang berani memintamu kepada Allah dan kami kelak…
Haura : Tapikan klo di dunia nyata aku juga sering ketemu laki-laki, dan bunda gak larang aku. Mereka juga sering mandang aku?
Ummi : Tapi tiap di pandang, kamu langsung mengalihkan wajah kan Nak??
Haura : iyah sih, umm…
Ummi : Jika di Dunia nyata kamu bisa mengalihkan atau menunduk, tapi bagaimana jika tidak di dunia maya?
Haura : 😞 .
Ummi : Look, Dear… Kamu anak gadis ummi, cantik sekali… kita tidak pernah tau sayang, apa yang difikirkan lelaki terhadap wajah kita.. Bantulah abi dan ummi dengan menjaga diri kamu sayang… Bantulah lelaki non mahram dengan penjagaanmu di dunia nyata dan dunia maya, kamu mau Nak?
Haura : Mau, umm. Terimakasih sudah memberi tahu alasan sebenarnya … Aku sayang abi.. Aku sayang ummi 🌹

Duhai wanita muslimah..Seperti apapun kau menutup badanmu, tetaplah kau adalah cobaan para lelaki. Maka dari itu tidak cukup hanya menutup tubuhmu dengan balutan kain yang sesuai dengan syari'at..Tapi kau juga perlu menjaga dirimu.. Agar para lelaki bisa menundukkan pandangan, baik itu di dunia nyata maupun di dunia maya..Sehingga kita sebagai seorang Wanita yang menjaga ‘iffah (kehormatan) bisa terhindar dari jurang Dosa..

Comments

Popular posts from this blog

Apa yang kamu dapat hari ini

Apa yang kamu dapat hari ini, percayalah itulah takdir terbaikmu. Yang telah diukur sesuai dengan kemampuanmu. Bila itu hal yang kamu rasa baik, yang membahagiakan. Telah diukur sesuai dengan kemampuanmu untuk bersyukur menerimanya. Bila itu hal yang kamu rasa tidak baik, kurang menyenangkan. Telah diukur sesuai dengan kemampuanmu untuk berlapang dada menjalaninya.
Percayalah itulah takdir terbaikmu yang sepatutnya kamu terima. Buah dari kerja kerasmu sejauh ini. Jawaban terbaik atas doa-doa yang kamu langitkan setiap hari. Pun doa-doa dari orang-orang yang senantiasa peduli akan kebaikanmu.

Maka, apa-apa yang telah kamu terima dan memberimu ilham untuk menambah syukur. Itu lebih utama daripada mengiba sesuatu yang belum berhasil kamu raih. Karena itu bisa jadi memang bukan takdirmu. Bukan sesuatu yang pantas untuk kamu miliki. Untuk sekadar dititipi. Karena Allah lebih tahu, kamu belum mampu untuk menjaganya. Ukuran sesuatu yang kamu damba itu, masih lebih besar dari ukuranmu untuk m…

Kita Harus Saling Menasehati dan Mengingatkan Sesama Manusia

Saling menasehati dan mengingatkan adalah kewajiban setiap kita, namun saat hal baik yang berusaha kita sampaikan tidak didengar, dipandang sinis, bahkan dicaci maki tak henti-henti. Bukan berarti menyurutkan langkah, menyerah, bahkan mundur berjalan gontai bak prajurit kalah perang.⁣⁣
Perlu intropeksi diri apakah cara penyampaian kita sudah benar? apakah ada ucapan atau tingkah laku yang membuat hati mereka tersinggung? atau malah kita yang sebagai pemberi nasehat malah belum memberikan contoh yang baik di hadapan mereka?⁣⁣

⁣⁣Mengerjakan atau tidak tentu bukan urusan kita, tugas kita hanya berusaha menyampaikan dan mengajak mereka dengan cara yang baik dan santun, selebihnya biarkan Allah yang memilih apakah memberikan petunjuk padanya atau tidak.⁣⁣

⁣⁣Tak perlu keukeuh memaksa setiap orang mau menerima kebaikan yang disampaikan, karena itu hak Allah membuka hati setiap hamba-hambaNya tuk menerima hidayah. Bukan hak kita, karena jika tetap memaksakan yang ada malah timbul rasa benci, …